Tolang baca info ini buat para orang tua Kenali Penyebab dan Cara Atasi Biang Keringat Pada anak,(((bagikan info nya semoga bermanfaat)))


Permukaan kulit merasa kasar, ada bintik-bintik kecil berwarna merah (mrintis), ada juga kantong-kantong kecil diisi cairan. Ruam pada kulit ini merasa gatal, seperti ada sengatan serta tusukan-tusukan. Tersebut biang keringat atau keringet buntet. 

Biang keringat yang dalam arti medis dimaksud miliaria sering menyerang ketika cuaca panas. Ketika itu, keringat yang keluar dari badan jumlahnya berlebihan. Bila keringat berlebihan ini bercampur dengan bakteri jadi timbullah biang keringat. Sisi badan yang umumnya terserang biang keringat yaitu dahi, leher, dada, serta punggung. 

penyebab serta langkah menangani biang keringat, keringet buntet, atau miliaria 
Penyebab Biang Keringat 
Penyebab paling utama munculnya biang keringat yaitu produksi keringat yang berlebihan. Produksi keringat yang berlebihan ini dapat dipicu oleh hawa yang sangatlah terik, keunggulan berat tubuh (obesitas), atau efek satu penyakit. Khusus untuk bayi serta anak-anak, produksi keringat yang berlebihan ini karena sebab saluran kelenjar keringatnya belum terbentuk dengan cara prima. 

Bila produksi keringat yang berlebihan ini salurannya tersumbat jadi keringat akan mengumpul dibawah susunan permukaan kulit. Dorongan-dorongan keringat yang akan keluar akan membuat kantong-kantong kecil yang diisi cairan pada permukaan kulit. Kantong-kantong kecil ini sering diistilahkan dengan keringet buntet. 

Bila keringat yang terkumpul dibawah permukaan kulit itu alami iritasi jadi akan muncul bintik-bintik merah yang gatal serta sakit menyengat seperti ditusuk-tusuk. Pada keadaan yang parah, bintil-bintil merah ini agak besar serta keras nyaris menyerupai jerawat. 

Di bawah ini yaitu pemicu tersumbatnya saluran kelenjar keringat. 

Mandi saat Masih tetap Berkeringat 
Janganlah keburu mandi saat tubuh masih tetap basah oleh keringat. Tekanan untuk mandi waktu tubuh berkeringat benar-benar sangat kuat. Terlebih setelah beraktivitas fisik, tubuh merasa lengket bila tidak selekasnya mandi. Dorongan mandi juga umum berlangsung waktu kita akan keluar rumah, walau sebenarnya saat itu tubuh lagi berkeringat. 
Memakai handuk atau kain bersih untuk lap keringat, handuk khusu keringat 
Sebisa-bisanya keringkan keringat terlebih dulu dengan dilap kain atau handuk yang bersih. Bila perlu, siapkan handuk spesial untuk mengeringkan keringat. 

Mandi bakal tutup atau memperkecil pori-pori kulit. Bila waktu itu kita sedang berkeringat jadi jalannya keringat akan tersumbat. Mengakibatkan, kulit yang halus akan merasa kasar lantaran keringat yang harusnya keluar terhambat jalannya. 

Pergantian Sel 
Pada bayi serta anak-anak, pergantian selnya relatif cepat namun prosesnya lambat. Beberapa sel yang mati tak selekasnya terlepas namun menumpuk di permukaan kulit. Tumpukan beberapa sel yang mati akan menghambat saluran kelenjar keringat. Maka dari itu sering kita temui biang keringat pada bayi serta anak. 

Bakteri Staphylococcus epidermidis 
Bakteri Staphylococcus epidermidis umumnya hidup di permukaan kulit. Saat kita berkeringat, bakteri ini akan bercampur dengan keringat kita. Waktu bercampur dengan keringat, bakteri ini dapat menembus masuk dibawah permukaan kulit. Konsentrasi keringat akan bertambah hingga kental serta lengket. Keadaan keringat seperti ini bisa menghalangi laju perjalanan keringat. 

Konsentrasi keringat yang bertambah ini dapat juga mengakibatkan iritasi bahkan juga tutup beberapa saluran kelenjar keringat. Mengakibatkan muncul ruam merah yang gatal serta sakit seperti ditusuk-tusuk. Pada keadaan yang parah, bakteri ini bisa menembus kulit lebih dalam serta tutup saluran kelenjar keringat sisi dalam. Disebabkan yang diakibatkan semakin besar. Ruam merah yang diakibatkan semakin besar serta kasar. 

Jenis Biang Keringat 
Seperti info diatas, biang keringat dikarenakan oleh tersumbatnya saluran kelenjar keringat. Berdasar pada kedalaman penyumbatannya, biang keringat bisa dikelompokkan jadi tiga jenis. 

Jenis Pertama 
Biang keringat jenis pertama dikarenakan oleh penyumbatan saluran kelenjar keringat dibawah susunan epidermis atau kulit ari. Lantaran tempat penyumbatannya sangatlah dangkal, efek yang diakibatkan tidak demikian kronis. Cuma muncul bintik-bintik kecil diisi cairan serta mudah pecah. Keringet buntet jenis ini seringkali berlangsung serta pemicunya yaitu panas sinar matahari. 
Susunan susunan kulit, epidermis, dermis, hipodermis, kulit ari, susunan jangat, tanduk, susunan lemak kulit, fatty tissue 

Jenis Kedua 
Tempat penyumbatan biang keringat jenis kedua yaitu susunan dermis atau susunan jangat. Biang keringat jenis kedua ini sangatlah mengganggu. Kulit alami iritasi dengan ditandai ada ruam merah yang gatal serta sakit. Bila digaruk akan makin merah serta menebar. Bayi yang diserang biang keringat jenis ini akan rewel serta tidak dapat tidur. 

Jenis Ketiga 
Penyumbatan kelenjar keringat jenis ketiga ini terdalam, yakni pada susunan hipodermis (susunan subkutan atau susunan lemak kulit atau fatty tissue). Efeknya paling kronis. Bintil-bintil yang diakibatkan semakin besar serta menyerupai jerawat. Biang keringat jenis ini gampang terinfeksi yang ditandai ada bintil-bintil yang diisi nanah. Untungnya, biang keringat jenis ini tidak sering berlangsung. 

Langkah Menangani serta Menghindar Biang Keringat 
Keringet buntet memanglah bukan penyakit yang beresiko. Orang dewasa yang diserang keringet buntet seringkali dilewatkan hingga sembuh sendiri, terlebih golongan laki-laki. 
Namun untuk bayi, biang keringat ini sangatlah mengganggu. Bayi akan rewel, terus menerus menangis, serta pola tidurnya terganggu. 
Bedak tabur lebih aman menangani biang keringat 

Di bawah ini sebagian panduan simpel untuk menangani serta menghindar biang keringat. 
Pakai bedak tabur untuk kurangi rasa gatal serta ruam pada kulit. Keringat harus dilap terlebih dulu saat sebelum ditaburi bedak. Bedak tabur lebih aman dari pada bedak cair atau salep lantaran tidak memiliki kandungan alk*oh*ol. 

Bila dengan bedak tabur tidak memberi hasil, bisa memakai bedak dingin atau cream kulit yang memiliki kandungan kala*min atau hidroko*rtison dengan kandungan rendah. 
Pakai sabun mandi antiseptik atau antibakteri, terlebih waktu cuaca panas. Sabun antiseptik ini akan kurangi bakteri Staphylococcus epidermidis yang umumnya bersarang di permukaan kulit. 

Mandi dengan teratur supaya bakteri itu tidak kerasan berlama-lama di kulit kita. Namun janganlah mandi waktu badan masih tetap berkeringat. 
Pakai baju yang longgar supaya ada aliran hawa diantara baju serta kulit. Baju yang dipakai sebaiknya memiliki bahan katun hingga bisa menyerap keringat. 

Minum air sebanyak-banyaknya untuk mengencerkan konsentrasi keringat. Walau dengan langkah tersebut keringat yang keluar semakin banyak, namun konsentrasinya lebih encer hingga lebih fresh serta kurangi penyumbatan kelenjar keringat. 
Dengan perlakuan yang sederhana ini, dalam sekian hari biang keringat akan sembuh. 

Demikian info perihal penyebab, jenis, serta langkah mengatasi biang keringat. Mudah-mudahan berguna.

Subscribe to receive free email updates: